Doa Bagi yang Baru Saja Mendapatkan Momongan (Bayi)

 Namanya hidup di dunia itu sementara. Jikalau ada yang meninggal, pasti ada yang lahir. Walaupun untuk tataran Negara tertentu jumlahnya tidak berimbang, namun secara umum jumlah itu tidak akan begitu timpang untuk tataran dunia.

Kelahiran anggota baru dalam sebuah keluarga adalah sebuah kebahagiaan bagi person-person yang berada di dalamnya. Sama halnya dengan Anda. Jikalau Anda sudah menikah, kemudian Anda mendapatkan momongan atau bayi, bukankah Anda berbahagia?

Ya, jelas. Pastinya.

Maka, hal yang sama harus juga kita terapkan kepada saudara kita sesame muslim, terutama yang kita kenal, baik dari kalangan kerabat kita atau teman kita. Jikalau ada di antara mereka yang mendapatkan nikmat, dengan lahirnya momongan, ya ucapkanlah selamat, kunjungi, dan doakan.

Itu kewajiban kita sebagai sesame muslim, itu hak dia. Kita harus berbahagia jikalau saudara kita mendapatka kebahagiaan. Jikalau tidak mampu memberi materi, maka doa adalah hadiah paling tinggi yang bisa dipersembahkan kepadanya yang sedang berbunga-bunga.

“Masalahnya Uda Pakih Sati, saya tidak paham doa yang akan saya ucapkanlah untuk teman yang baru mendapatkan momongan itu? Apa cukup saya ucapkan selamat saja. Sebab selama ini, itu yang saya lakukan. Saya ucapkanlah selamat, saya gendong bayinya  yang menggemaskan?”


Pada dasarnya, jikalau Anda mengucapkan selamat, itu ga masalah juga. Apalagi jikalau Anda doakan kebaikan bagi orangtua dan anaknya dengan bahasa Indonesia sekalipun, juga tidak masalah. Hanya saja, jikalau kita berdoa dengan doa yang diajarkan para Salaf, tentunya lebih baik dan lebih afdhal.

Doanya begini…

Imam al-Nawawi menjelaskan dalam Kitabnya al-Azkâr bahwa untuk orang yang baru saja mendapatkan momongan atau bayi, maka ia disunnahkan mengucapkan selamat atau doa, dengan doa yang diajarkan oleh al-Hasan al-Bashri kepada seseorang yang bertanya kepadanya:

بارك الله لك في الموهوب لك، وشكرت الواهب، وبلغ أشده، ورزقت بره.
Bârakallâhu fî al-Mauhûb laka wa Syakarta al-Wâhib wa Balagha Asyuddahu wa Ruziqta Birrahu
“Semoga Allah memberkahi yang dikaruniakan, Anda bersyukur kepada yang Memberikan, ia mencapai usia dewasanya, dan Anda diberikan kebaikannya.”

Nah, itu jikalau Anda dalam posisi berkunjung atau mengucapkan selamat kepada teman Anda atau kerabat Anda yang baru saja mendapatkan momongan. Jikalau Anda dalam posisi yang mendapatkan momongan, kemudian Anda didoakan dengan doa di atas, maka jawablah:

بارك الله لك، وبارك عليك
 Bâraka laka wa Bâraka ‘alaika
“Semoga Allah memberkahi dalam kebaikan dan memberkahi dalam keburukan.”

Atau bisa juga menjawab dengan:
جزاك الله خيراً ورزقك مثله
“Jazâkallah Khairan wa Razaqaka Mitsalah”
“Semoga Allah SWT membalas Anda dengan kebaikan, dan Anda diberikan semisalnya.”

Atau doa-doa semisalnya, yang maknanya adalah mendoakan kebaikan baginya yang sudah mendoakan kebaikan bagi Anda dan momongan Anda (bayi Anda).

Nah jelas ya. Jikalau kita mendoakan dengan cara seperti ini, tentu lebih baik dan lebih afdhal, walaupun periwayatannya hanya sampai Ulama Salaf. Demikian catatan kita pada hari ini, semoga bermanfaat. Salam[]


Baca Juga:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar